GENGGONG- Bencana gempa bumi yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu mengundang simpati berbagai kalangan. Di lingkungan Pesantren Zainul Hasan Genggong, Rasa simpati itu juga ditunjukkan oleh keluarga besar Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan dengan melakukan aksi penggalangan dana. Rabu (8/8/2019) penggalangan dana itu dikoordinir oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKes Hafshawaty.

“Penggalangan dana ini murni atas dasar sosial. Kita tergerak untuk membantu saudara sebangsa kita yang ada dilombok yang terkena musibah gempa bumi ini,” ujar Vivi Varidah, Koordinator aksi yang juga ketua BEM setempat.

Selain itu, lanjut Vivi, kegiatan ini mengajak seluruh warga internal kampus untuk selalu meningkatkan rasa sosial sebagai ajang amal untuk mendapat barokah. Menurutnya, lembaga pendidikan yang berbasis pesantren ini sangat tepat untuk mengamalkan nilai-nilai ajaran islam dan peduli sesama. “Disini nilai-nilai keislaman diajarkan, dan disini pula kita bisa banyak beramal dan membantu sesama dengan penuh keikhlasan,” ungkap mahasiswi semester VII ini.

Penggalangan dana sendiri dilakukan di area internal kampus dan area pondok Hafshawati. Hal ini sesuai dengan prosedur dan ketentuan izin yang memang hanya direkomendasikan di wilayah tersebut.

Dalam penggalangan dana yang berlangsung kurang lebih 1 jam itu berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 1.566.400. Pihaknya akan menyalurkan hasil penggalangan dana ini melalui PMI Kraksaan yang nantinya akan disalurkan langsung ke korban bencana di Lombok. “Setelah disalurkan nanti insya Allah kita akan terus menggalang dana di lingkungan kampus,” imbuhnya.

Sementara itu, Ifa Dhatul, Mahasiswi S1 keperawatan mengaku senang dengan aksi yang dilakukan ini. Sebab, dengan aksi itu dirinya dapat membantu para korban bencana. “Semoga dengan bantuan ini para korban dapat terpenuhi kebutuhan primer, sandang, dan pangannya”, ungkap Ifa. (Pin)