Genggong- Pembukaan Dies Natalis STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Ke-17 berlangsung meriah. Meskipun dies natalis ini dilakukan setiap tahun, tapi setiap tahun tidaklah sama. Kegiatan seperti ini dari tahun ke tahun pasti ada perbedaan.

Hal ini disampaikan oleh pembantu ketua III bidang kemahasiswaan, Titik Suhartini, S.Kep.Ns., M.Kep saat memberikan sambutan dalam opening dies natalis ke-17 STIKes Hafshawaty di halaman kampus setempat pada Ahad, (4/10/2018).

“Setiap tahun kita buat selalu ada nuansa baru dan semangat baru. Sehingga kita mampu menjadi perguruan tinggi yang berkualitas”, ungkapnya dihadapan para mahasiswa dan dosen yang hadir.

Ia juga menyebutkan bahwa dies natalis STIKes yang ke-17 ini merupakan usia dari prodi pertama lahir, yakni prodi keperawatan. “Sebab setelah dimargernya institusi kita, maka usia 17 ini kita ambil dari prodi pertama yakni prodi keperawatan yang dulunya dikenal dengan Akper”, jelasnya.

usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penampilan-penampilan yang dibawakan oleh mahasiswa. Setelah itu dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh pembantu ketua II, Dr. Grido Handoko Sriyono didampingi oleh ketua senat STIKes Hafshawaty, Dr. Abd. Aziz Wahab.

Kemeriahan opening ceremony ini makin tampak saat pelepasan balon ke udara. Sedikitnya ada sekitar 300 balon yang dilepas oleh mahasiswa beserta dosen. Secara kompak para mahasiswa beserta dosen melepaskan balon ke udara mengiringi balon utama yang membawa lembaran bertuliskan “Dies Natalis ke-17 STIKes Hafshawaty”.

Usai opening ceremony, kegiatan dilanjutkan dengan beberapa lomba cabang olahraga dan seni yang juga digelar di kampus STIKes Hafshawaty. Sesuai jadwal, Kegiatan ini akan berlangsung hingga tanggal 10 November mendatang. Selain perlombaan, dalam rangka dies natalis ini juga digelar donor darah dan pengobatan gratis bagi warga.