GENGGONG- Sisihkan 400 peserta dari lima negara, Dua tim tekno terapan SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggong raih juara 3 di ajang lomba tekno terapan tingkat internasional, “Kuala Lumpur Engineering Science Fair (KLESF) di Malaysia. Lima negara di antaranya; Hongkong, Thailand, Singapore, Philipina dan Indonesia

Tim Smart Parking oleh Muhammad Arifin dan Sinta Darma Oktaviani, kelas XII. Sementara tim Monitoring Ketinggian Air oleh Rosida Aprilia Mardiana dan Dewi Lestari kelas XI. Tak disangka-sangka sebelumnya dua tim ini mampu mengharumkan nama baik Pesantren Zainul Hasan Genggong di kancah internasional. Kabar mengharukan ini diketahui setelah guru pembina tekno SMAU mengshare daftar juara di grup Whatsapp SMA Unggulan Haf-Sa.

Tim ini sebelum melaju ke tingkat internasional, mengikuti lamba di bappeda dan berjaya di tingkat kabupaten. Dan menjadi perwakilan untuk tingkat nasional di Jakarta. Tak ada yang menduga tim tekno SMAU keluar sebagai tim terbaik di tingkat nasional dan berhak mewakili Indonesia untuk lomba tingkat internasional di Malaysia.

Guru pembina Tekno terapan, ustadz Muhammad Nizar, S.kom, sangat terharu bahkan sempat tidak kuasa mengungkapkan kata-kata saat diwawancarai. “Tak kusangka se sederhana ini, tim SMAU bisa juara 3,” akunya, terharu.

“Alhamdulillah, dengan penuh ikhtiyar, SMA Unggulan Haf-Sa mampu mempersembahkan inovasi kepada dunia,” imbuh pembina yang juga almuni SMAU angkatan 7 ini. Dirinya menegaskan bahwa santri dengan segala kesederhanaannya mampu ‘bergerilya’ dalam dunia teknologi.

Ustadz Imron, S.T, pembina tim monitoring ketinggian air mengaku pencapaian ini di luar espektasi dirinya. Ustadz pengampu mapel Fisika ini berpesan agar santri ini terus mengembangkan ilmunya. “Ini sangat luar biasa, semoga terus berlanjut prestasi-prestasinya,” ungkapnya.

Kepala sekolah, Ustadz Inzah, M.Pd.I, tak henti-hentinya bersykur atas raihan prestasi anak didiknya ini. Menurutnya, hal ini di luar dugaan karena melihat kompetitornya dari berbagai belahan asia. “Alhamdulillah wasyukrulillah, ini barokah sesepuh Genggong, tak banyak yang bisa kami ungkapkan kecuali rasa syukur atas pencapaian terbaik internasional ini,” jelasnya bangga. (Mfd)