Genggong- Ketua Yayasan Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah melantik Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong, Ahad (22/7/2018). Bertempat di Ruang Pertemuan STIKes Hafshawaty beliau melantik Bapak Dr. H. Nur Hamim, S.KM, S.Kep.NS., M.Kes. sebagai ketua STIKes Hafshawaty masa bakti 2018-2022. Beliau menggantikan Ibu Iin Isnawati, S.Kep.Ns., M.Kes. yang menjabat sebelumnya.
Diawali dengan pembukaan yang dipimpin oleh Dr. Abd. Aziz Wahab, prosesi pelantikan tampak berjalan khidmat. Dilanjut dengan pembacaan surat keputusan (SK) Ketua Yayasan Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan oleh kepala bagian administrasi umum, Ahmad Tamyis.
Acara dilanjut dengan penandatanganan surat keputusan dan berita acara serah terima jabatan oleh Ketua Yayasan bersama ketua stikes lama dan baru. Prosesi ini berlangsung dihadapan segenap dosen dan keluarga besar yang hadir.
Dalam sambutannya, Kiai Mutawakkil menyampaikan terima kasih kepada Ibu Iin Isnawati beserta tim yang telah berhasil menjalankan amanah sebagai ketua STIKes. Beliau juga mengapresiasi kinerjanya selama menjabat, salah satunya keberhasilan dalam memerger Akper, Akbid, dan STIKes menjadi prodi dalam satu naungan STIKes.
Beliau juga kembali menegaskan untuk selalu menata niat dalam mengabdi dan menjalankan tugasnya. Sehingga beliau berharap dapat memprioritaskan kepentingan pesantren dan almamater. “Dalam menjalankan amanah disini adalah bentuk pengabdian kepada Allah dan Rosulnya melalui tabarruk mencari barokah para auliya yang ada di pesantren ini,” pesannya.
Sementara itu, Bapak Nur Hamim dalam sambutannya mengajak segenap civitas akademika STIKes Hafshawaty untuk bahu-membahu, bekerja sama dalam menjalankan tugasnya untuk kemajuan STIKes. “Mari kita bekerja bersama mengemban amanah ini untuk kemajuan STIKes Hafshawaty ini”, tegasnya.
Disisi lain, melalui status media sosialnya Ibu Iin Isnawati menyampaikan selamat atas dilantiknya ketua stikes periode 2018-2022. “Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih dan mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kesalahan baik sengaja maupun tidak selama saya menjabat,” tulis Ibu Iin. (*)