GENGGONG- Pondok Hafshawaty Putri Pesantren Zainul Hasan Genggong gelar pulangan maulid nabi yang sudah menjadi agenda tahunan. Namun sebelum pulang, Pondok asuhan KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, S.H., M.M menggelar silaturrahmi wali santri bersama pengasuh pesantren pada Minggu (18/11/2018) pukul 08:00 WIB di halaman pesantren.

Tampak hadir pengasuh pondok Hafshawaty, kiai Mutawakkil Alallah, ning Hj. Hasanatud Daroin, Ning Saufar Firosi Aulia (ning Gevi) dan Nun Muhammad Hasan Hikamur Rozy. Juga tampak hadir wali santri Hafshawaty baik dari lembaga SMA Unggulan Haf-Sa, MA. Model Hafshawaty, SMK Zainul Hasan dan Perguruan Tinggi Hafshawaty.

Kiai Mutawakkil dalam sambutannya, berpesan agar santri istiqomah menjaga identitas pesantren dan kembali tepat waktu sesuai ketentuan pesantren. “Kapan kembalian pesantren nak…?” tanya kiai pada seluruh santri yang hadir dengan maksud agar dapat didengar bersama ketentuan kembalian pesantren.

Kiai berharap wali santri juga mendukung sepenuhnya ketentuan-ketentuan pesantren terkait tata tertib yang berlaku. Menurut beliau, orang tua tidak perlu memprotes kebijakan pesantren terkait sangsi yang berlaku. “Ini bukan kehendak pribadi, tapi ini sistem yang bertujuan membentuk karakter putra-putri bapak ibu,” tegasnya.

Tidak hanya silaturrahmi, tapi juga ada penampilan santri-santri berbakat yang menghibur wali santri saat itu. Dan ada pula pengumuman hasil lomba yang digelar pengurus pondok. Diantaranya; Lomba perkusi, juara 1, kelas XI MA Model, juara 2, pondok dalem barat. Lomba cerda cermat, juara , kelas XI MA Model. Juara 2, Pondok dalem barat. Kamar terbersih diraih, kamar 30, kelas X SMAU. Selain itu juga ada pemilihan santri teladan yang diberikan pada Nurul Arifah Purnama binti Edi Purnama santri kelas X SMAU. (Fid)