GENGGONG- Santri SMA Unggulan (SMAU) Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggong meraih runner up pada pemilihan duta kesehatan kabupaten Probolinggo yang di gelar oleh dinas kesehatan kabupaten Probolinggo pada Rabu-Sabtu (07-10/11/2018) di Paseban Sena Jl. Suroyo, No. 50-52 kota Probolinggo.

Sebelum masuk sepuluh besar, 64 siswa dari berbagai kecamatan di kabupaten Probolinggo ini, mengikuti pembekalan yang dilakukan di tiap puskesmas masing-masing kecamatan. Selanjutnya puluhan siswa ini dikarantina selama empat hari. Dua hari digunakan untuk pemadatan materi dan tes. Dari tes ini, 10 siswa dan 10 siswi dari tiap delegasi sekolah dinyatakan layak masuk 10 besar. 20 siswa-siswi yang terjaring ini diuji lagi kemampunnya untuk mewakili duta kesehatan remaja kabupaten Probolinggo ke ajang provinsi.

Umar Abdul Afif dan Queen Antika Putri Anggraina, dua siswa kelas X SMAU ini mampu lolos 10 besar. Queen -sapaan sehari-hari santri kelahiran Situbondo ini- terpilih sebagai runner up dalam ajang ini. Meski hanya runner up, pihak sekolah tetap bangga pada kedua anak didiknya yang mampu bersaing dengan siswa perwakilan kecamatan lain se- kabupaten Probolinggo.

Seperti yang diakui kepala sekolah, ustadz M. Inzah, M.Pd.I, beliau mengaku bangga pada prestasi anak didiknya. Menurutnya, kedua delegasi yang duduk dibangku kelas X ini proses belajarnya masih panjang. Namun sudah menunjukkan potensinya di kancah kabupaten. “Masih kelas X tapi sudah menunjukkan potensinya. Ini luar biasa, semoga kedepannya lebih sukses,” jelasnya.

Ustadz Yusuf Nasruddin, S.Pd, salah satu guru pendamping, mengatakan, untuk siswa SMAU mendapatkan runner up atas nama Quin Antika Putri Hastriana pada pemilihan duta kesehatan remaja 10 besar kabupaten Probolinggo. “Hadiah, piagam dan tropy akan diberikan di kantor pemda melalui undangan kepala sekolah,” tuturnya. (Fid)