GENGGONG- Belum genap satu tahun tercatat sebagai santri di Pondok Hafshawaty, Nurul Arifah Purnama, santri kelas X SMA Unggulan (SMAU) Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggong ini dinobatkan sebagai santri teladan tahun 2018. Santri yng masih duduk di bangku kelas X IPS ini terpilih menjadi yang terbaik diantara ratusan santri putri Hafshawaty.

Penghargaan ini diberikan pada acara silaturrahmi Pondok Hafshawaty bersama pengasuh pesantren pada Minggu (18/11/2018) di halamana pondok setempat sesaat sebelum pulangan libur bulan maulid. Tampak kepala Pondok Putri Hafshawaty, ning Hj. Hasanatud Daroini, S.Pd.I yang didampingi beberapa pengurus memakaikan langsung selempang warna hitam yang dipadu dengan warna emas bertuliskan “Santri Teladan Hafshawaty” pada santri yang masih usia 16 tahun ini.

Saat dikonfirmasi, santri asal kabupaten Jember ini tidak menyangka akan terpilih sebagai santri teladan. Dirinya mengaku masih beberapa bulan berada di pesantren ini dan tergolong biasa-biasa saja. “Tak pernah menduga sebelumnya, kenapa saya yang di pilih menjadi santri teladan,” ungkapnya lugu.

Saat ditanya apa aktivitas kesehariannya di pesantren, dirinya mengaku sama seperti yang dilakukan santri lainnya. Hanya saja dirinya sering bangun awal saat shalat tahajjud-duha dan membatu pengurus membangunkan teman-temannya di daerahnya. “Sama sih dengan santri yang lain, hanya kadang saya terbiasa bangun lebih awal saat tahajjud-duha,” akunya. (Fid)