GENGGONG- Keinginan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong untuk menerapkan Computer Based Test Centre (CBT Centre) sebagai lokasi ujian kompetensi bagi tenaga kesehatan segera terwujud. Pasalnya, Perguruan Tinggi dibawah Yayasan Hafshawaty ini telah divisitasi oleh Lembaga Pengembangan Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan (LPUK Nakes) kemarin Senin hingga Selasa (13-14/8/2018).
Dalam Kunjungan yang berlangsung selama dua hari tersebut, hadir tim dari LPUK Nakes dr. Yulherina didampingi Bapak Roni Romdhoni, S.T dan bapak I Made Kariasa, M.Kep. Mereka datang untuk meninjau secara langsung kelayakan STIKes Hafshawaty sebagai lembaga mandiri penyelenggara ujian kompetensi berbasis computer atau CBT.
Tim dari LPUK, dr. Yulherina menilai bahwa terobosan yang diambil pihak STIKes Hafshawaty dinilai sangat tepat. Sebab dilihat dari sarana yang dimiliki STIKes Hafshawaty sudah layak untuk digunakan sebagai lokasi ujian. Selain itu, belum ada intsitusi lain di daerah regional Probolinggo yang menyediakan layanan ini. “Perguruan Tinggi di sekitar Probolinggo ini masih belum ada, jadi sangat tepat jika STIKes Hafshawaty menyediakan CBT Centre ini”, ujarnya dalam sambutan ceremonial.
Sementara itu Ketua STIKes Hafshawaty, Dr. H. Nur Hamim mengatakan bahwa STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan sudah siap lahir batin untuk menggunakan CBT Centre untuk uji kompetensi. Pihaknya sudah menyiapkan segala sarana prasarana yang dibutuhkan sesuai standar yang telah ditentukan oleh LPUK. “Semuanya sudah kita penuhi, intinya kita sudah siap menerapkannya”, tegasnya.
Disisi lain, Puket III STIKes Hafshawaty, Ibu Titik Suhartini mengatakan bahwa CBT Centre ini dapat digunakan secara resmi ketika SK dari LPUK diterima pihak kampus. Ia berharap SK tersebut dapat segera diterima oleh STIKes Hafshawaty. “Semoga segera turun SKnya, sehingga CBT Centre ini secara resmi dapat kita gunakan,” ujarnya. (Pin)