SAMBUNG DOA : Santri delegasi SMA Unggulan Haf-Sha dalam lomba karya ilmiah internasional yang bertajuk ” Science Fair Malaysia ” Berfoto bersama KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, S.H., M.M. Seusai meminta restu dan doa kepada beliau.

GENGGONG- “Usaha Tak Pernah Membohongi Hasil”. Mungkin ungkapan ini layak dialamatkan pada tim LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah) SMA Unggulan Haf-Sha Zainul Hasan BPPT Genggong yang memastikan diri menjadi tim terbaik dalam lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional yang digelar SMA LAZUARDI GIS (Global Islamic School), Depok, Jawa Barat pada Kamis (06/09/2018) lalu.
Kepastian kabar juara 1 ini setelah salah satu guru pembina melihat pengumuman juara lomba tersebut pada laman web SMA LAZUARDI GIS. Dan tentunya, Raihan ini sekaligus mengantarkan tim LKTI SMAU mewakili Indonesia dalam science fair Malayasia pada November mendatang.
Tidak hanya meraih Gold medal and High Score award, Tim SMAU lainya juga mendapatkan masing-masing perak dan perunggu dalam gelaran lomba bergengsi tingkat nasional ini. Kepala sekolah, M. Inzah, M.Pd.I tak henti-hentinya bersyukur atas pencapaian prestasi anak didiknya ini. “Alhamdulillah santri unggulan bisa memberikan kado terindah untuk sekolah ini,” ungkapnya dengan bangga.
Pihaknya akan mengevaluasi dan menyiapkan segala sesuatunya untuk lomba LKTI tingkat internasional yang akan digelar di negeri Jiran, Malaysia. “Tiket ini harus kita maksimalkan, tentunya perlu evaluasi dan persiapan yang matang. Semoga nanti hasilnya maksimal,” harapnya.
Empat santri yang akan didelegasikan ke Malaysia ini dikarantina selama sebulan sampai menjelang pemberangkatan ke negeri jiran, Malaysia. Mereka menyempatkan meminta restu dan doa pada pengasuh pesantren, KH. Moh. Hasan¬†Mutawakkil Alallah, S.H,. M.M, sebelum berangkat ke negeri berjuluk menara kembar ini. “Di samping karantina juga harus ada pelatihan yang istiqomah dan terencana sehingga persiapannya optimal dan hasilnya akan maksimal,” pinta ning Hj. Hasanatud Daroini, S.Pd.I, dewan pembina SMAU. (fid)